Wednesday, December 30, 2009

TAHUN BARU DAN MUHASABAH

Seiring datangnya Tahun Baru, sudah sepantasnya bagi seorang muslim untuk melakukan muhasabah diri. Hal ini merupakan jalan menuju petunjuk dan keselamatan. Orang cerdik itu, adalah mereka yang selalu menimbang dirinya serta beramal untuk bekal perjalanan setelah meninggal. Dan orang yang berakal, adalah mereka yang membiasakan dirinya menuruti jalan kebaikan dan melazimkan dirinya dengan syariat.

Manusia itu tidak terlepas dari dua keadaan, jika ia seorang yang muhsin (yang banyak berbuat kebaikan), (dengan muhasabah) akan bertambah kebaikannya, adapun jika ia seorang yang banyak lalai, maka ia akan menyesal dan segera bertaubat. Allah Ta’ala berfirman: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan setiap diri memperkatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)…(QS. Al-hasyr:18).

Ibnu katsir berkata tentang tafsir ayat ini: Iaitu, hendaklah kamu menghitung-hitung diri kamu sebelum kamu dihisab (pada hari kiamat), dan perhatikan apa yang telah kamu perbuatkan berupa amal kebaikan sebagai bekal kembali dan menghadap kepada Allah SWT.

Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah telah menerangkan metode dan cara yang tepat untuk muhasabah, dimana beliau berkata: Semua itu dimulai dengan muhasabah diri terhadap amalan-amalannya yang wajib, jika ia menemui kekurangan padanya, hendaklah berusaha menggantinya, baik dengan cara mengqodho atau dengan memperbaikinya. Selanjutnya muhasabah diri terhadap hal-hal yang dilarang, jika ia mendapatkan dirinya pernah terjerumus didalamnya, hendaklah menyesalinya dengan bertaubat dan istigfar serta mengerjakan amal kebaikan sebagai penghapus dosa-dosa tersebut. Setelah itu muhasabah diri yang berkenaan dengan kelalaian yang pernah dibuat, jika selama ini ia lalai akan maksud dan tujuan penciptaannya, maka ia segera menutupinya dengan dzikir dan menghadapkan diri seutuhnya kepada Allah SWT.

Wahai saudaraku seiman seiring terbitnya fajar tahun baru ini, segerakan taubat dan hadapkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Lembaran-lembaran yang ada dihadapanmu masih dalam keadaan putih bersih, tanpa goresan sedikitpun. Maka berhati-hatilah jangan sampai kamu nodai dengan maksiat dan dosa. Segeralah melakukan muhasabah diri sebelum kamu dihisab, perbanyaklah zikir dan istigfar kepada Allah, dan pilihlah teman-teman soleh yang selalu membawamu jalan kebaikan. Semoga Allah SWT menjadikan tahun ini sebagai tahun kebaikan bagi Islam dan kaum muslimin seluruhnya. Dan semoga pula Allah memanjangkan umur kita dalam ketaatan, kebaikan dan jauh dari perbuatan maksiat, serta menjadikan kita sebagai pewaris surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai.

Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga serta para shahabatnya.

1 Comment:

Mazwandi Mustaffa said...

Dey syeikh, hamba tak nampak sepatah ayat apa yg enta tulis daa. Warna font kasi tuka maaaa.... tara nampak.